Inquiry
Form loading...

Apa itu Stand up Pouch?

27 Mei 2024

Kantong berdiri, juga dikenal sebagai Doypack (merek dagang yang terkait dengan kantong), adalah kemasan fleksibel yang mampu berdiri tegak di alasnya untuk dipajang, disimpan, dan digunakan. Ini adalah jenis kantong plastik, tetapi terkadang juga memiliki sifat seperti botol plastik. Doypack biasanya digunakan untuk minuman bubuk atau minuman siap minum. Bagian bawah kantong berdiri dilapisi bantalan untuk penyangga saat dipajang atau digunakan.

 

Apa itu Stand up Pouch?

 

Kemasan tersebut dapat diisi secara aseptik atau menggunakan jalur pengemasan konvensional.

 

Sejarah

 

Leon dan Louis Doyen melakukan pekerjaan awal pada kemasan kantong berdiri (stand-up pouch) di Prancis. Louis Doyen adalah presiden Perusahaan Thimonnier, yang berdagang dengan nama dagang "Doypack" (dari DOY en "PACK ageing").

 

Pada tahun 1980-an dan 1990-an, pengembangan material, pilihan desain, dan peralatan meningkat. Saat ini, ini adalah bentuk pengemasan yang sangat banyak digunakan.

 

Apa itu Stand up Pouch?

 

Konstruksi

 

Kantong Fleksibel Kantong kemasan biasanya terbuat dari beberapa lapisan material: berbagai film plastik, kertas, foil, dan lain-lain. Kantong kemasan sering dicetak dengan grafis yang menarik atau terkadang memiliki label. Material-material ini harus memiliki sifat penyegelan panas khusus agar dapat diubah menjadi kantong kemasan.

 

Tas yang paling umum memiliki lipatan di bagian bawah untuk menciptakan bentuk "W" yang dapat dibuka sehingga bagian bawahnya menjadi rata. Terkadang Gusset Sampingjuga digunakan. Beberapa pilihan desain ditawarkan.

 

Kantong berdiri biasanya memiliki dua desain: corong tuang dan ritsleting lipat. Perbedaan di antara keduanya terletak pada fungsi dan penggunaannya.

 

1. Corong tuang: Desain corong tuang pada kantong berdiri cocok untuk situasi di mana produk perlu dituangkan dengan cepat, seperti produk bubuk atau butiran. Corong tuang seringkali memiliki segel sekali pakai yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah menuangkan produk dan kemudian menutupnya kembali agar produk tetap segar.

 

2. Rantai ritsleting lipat: Desain rantai ritsleting lipat pada tas berdiri cocok untuk situasi yang perlu dibuka dan ditutup beberapa kali, seperti produk cair atau butiran. Rantai ritsleting lipat dapat dibuka dan ditutup berulang kali, sehingga memudahkan pengguna untuk mengakses produk beberapa kali, dan dapat secara efektif menjaga kesegaran dan kualitas produk.

 

Oleh karena itu, desain corong tuang dan rantai ritsleting lipat bervariasi sesuai dengan karakteristik produk dan kebutuhan pengguna. Memilih desain kantong berdiri yang sesuai dengan produk dapat memberikan pengalaman penggunaan yang lebih baik dan efek pengawetan kesegaran yang lebih optimal.